Ekosistem startup Indonesia kembali mencatat pencapaian bersejarah. Sebuah platform logistik berbasis teknologi yang berpusat di Surabaya resmi menyandang status unicorn setelah menutup pendanaan Seri C senilai 320 juta dolar AS.

Model Bisnis yang Membedakan

Berbeda dari platform logistik konvensional, perusahaan ini membangun jaringan mitra pengemudi independen yang terintegrasi langsung dengan sistem manajemen gudang milik pelaku UMKM, memungkinkan pengiriman same-day ke lebih dari 200 kota.

Dampak terhadap Ekosistem UMKM

Lebih dari 180.000 UMKM saat ini bergantung pada platform ini. Dengan pendanaan baru, perusahaan berencana ekspansi ke Vietnam dan Filipina serta mengembangkan armada kendaraan listrik untuk pengiriman jarak dekat.

"Kami tidak membangun perusahaan logistik — kami membangun tulang punggung ekonomi digital untuk usaha kecil di seluruh Nusantara."